PLAYERHOKI.COM Bandar judi ioncasino | Bandar judi bola | Bandar judi mesin slot | Bandar judi t

Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 November 2017

Partisipasi Negara Afrika Di Sejarah Piala Dunia

IBOSPORT PIALA DUNIA,PIALA DUNIA 1930 ,WORLD CUP 1958, PIALA DUNIA 1962, PIALA DUNIA 1966,world cup 1970,piala dunia 1982

Partisipasi Negara Afrika Di Sejarah Piala Dunia Adalah Mesir yang mengawali kiprah benua Afrika di Piala Dunia. Tapi untuk yang tersukses, sejauh ini masih dipegang oleh negara Kamerun.
Berikut adalah kiprah negara-negara Afrika di sejarah penyelenggaraan Piala Dunia:

Piala Dunia memang digelar untuk pertama kali pada 1930 di Uruguay, namun Afrika baru ikut serta di edisi berikutnya yakni pada 1934 di Italia. Mesir menjadi wakil pertama dan satu-satunya Wakil Afrika di turnamen sepakbola terbesar dunia ini.

Memang hanya Mesir yang kala itu mengajukan diri untuk ikut serta ke Piala Dunia dari benua Afrika. Karena ada 32 negara yang mendaftar,maka FIFA pun menggelar kualifikasi untuk mendapatkan 16 negara peserta di putaran final. Mesir tergabung di Grup 12 bersama Turki dan Palestina yang saat itu masih berbentuk negara persemakmuran dari Inggris.

Turki lantas mengundurkan diri, Mesir pun tidak kesulitan melenggang ke putaran final usai menang dua kali atas Palestina masing-masing dengan skor 7-1 dan 4-1. Meski lolos ke putaran final dengan mudah, pengalaman pahit sudah menanti 'Negeri Piramida' itu.

Di putaran final, Hungaria sudah menanti. Untuk lolos ke fase berikutnya setiap tim wajib menang, mengingat Piala Dunia 1934 mengusung sistem gugur langsung sejak tahap pertama putaran finalnya. Mesir kalah 2-4 dan tersingkir, tapi laga ini mengundang banyak kritikan dan diliputi kontroversi.

Usai mencetak dua gol, pemain sayap Mesir Abdulrahman Fawzi sebenarnya mampu mencetak gol ketiga. Dari tengah lapangan Fawzi menggiring bola melewati sejumlah pemain lalu mencetak gol. Tapi gol dianulir karena dianggap offside. Sementara itu gol keempat Hungaria juga berbau kontroversi. Geza Toldi lebih dulu menyikut kiper Mesir hingga mengalami patah hidung sebelum mencetak gol. Tapi tak ada pelanggaran yang terjadi.

Usai Mesir di 1934, Afrika tak punya wakil lagi di Piala Dunia pada edisi berikutnya hingga 1966. Di 1938, Mesir sebenarnya mengajukan diri untuk ikut tapi kemudian mengundurkan diri sebelum bertanding. Di 1950, tak satupun negara afrika yang mendaftar sementara empat tahun kemudian Mesir tak mampu mencapai putaran final usai kalah dua kali dari Italia di kualifikasi.

Tiga negara melamar untuk ikut Piala Dunia 1958, yakni Mesir, Ethiopia, dan Sudan. Tapi belum apa-apa Ethiopia sudah ditolak oleh FIFA, sementara Mesir mengundurkan diri. Sudan yang berhasil mengalahkan Suriah di laga pertama kualifikasi pun akhirnya juga mundur, karena menolak bermain tandang di Israel.

Di Piala Dunia 1962, tujuh negara masuk ke kualifikasi: Ghana, Republik Arab Bersatu (RAB, gabungan Mesir dan Suriah), Ethiopia, Maroko, Nigeria, Sudan, dan Tunisia. Ethiopia tersingkir oleh Israel, lalu RAB dan Sudan mundur karena alasan cuaca. Empat tim tersisa yakni Ghana, Maroko, Nigeria, dan Tunisia berebut jatah masuk playoff, di mana Maroko yang melaju. Sayangnya mereka kalah dari timnas Spanyol di dua laga playoff.

IBOSPORT PIALA DUNIA,PIALA DUNIA 1930 ,WORLD CUP 1958, PIALA DUNIA 1962, PIALA DUNIA 1966,world cup 1970,piala dunia 1982

Di edisi 1966, 17 negara masuk ke proses kualifikasi yakni Aljazair, Kamerun, Kongo (French Congo), Ethiopia, Gabon, Ghana, Guinea, Liberia, Libya, Mali, Maroko, Nigeria, Senegal, Afrika Selatan, Sudan, dan Tunisia. Tapi Kongo kemudian ditolak oleh FIFA, sedang Afrika Selatan dihukum karena Apartheid. 15 negara yang tersisa malah pada akhirnya mengundurkan diri, sebagai bentuk protes kepada FIFA karena hanya memberikan satu jatah tiket untuk tiga benua (Afrika, Asia, Oseania).

Setelah enam edisi tanpa wakil Benua Afrika, Maroko mengakhiri rentetan tersebut di 1970. Di awal sebenarnya ada 14 negara yang masuk ke proses kualifikasi, tapi belum apa-apa Guinea dan Zaire sudah ditolak sementara negara lainnya gagal melaju. Maroko sendiri tak banyak berkutik di putaran final. Menempati Grup 4 bersama Jerman Barat, Peru, dan Bulgaria, 'Singa Atlas' hanya bisa meraih satu poin dan berakhir sebagai juru kunci klasemen.

Zaire melanjutkan perjuangan Afrika di Piala Dunia pada episode 1974, memenangi duel dari 23 negara tetangganya yang ikut proses kualifikasi. Tapi sebagaimana Maroko pada turnamen sebelumnya, Zaire pun tak berdaya. Mereka jadi lumbung gol Yugoslavia, Brasil, dan Skotlandia hingga menempati dasar klasemen di grup 2.

Tunisia menjadi tonggak tersendiri bagi Afrika lewat Piala Dunia 1978 sebagai negara Afrika pertama yang menang di putaran final Piala Dunia, menaklukkan Meksiko 3-1. Mereka kemudian mengakhiri 'kutukan' juru kunci di dua edisi sebelumnya meski juga tak lolos ke fase gugur karena hanya finis di posisi ketiga di bawah Polandia dan Jerman Barat.

Prestasi Benua Afrika kian meningkat di Piala Dunia 1982, dengan mengirimkan dua wakil yakni Kamerun dan Aljazair. Kamerun memetik tiga kali hasil seri, sementara Aljazair impresif dengan meraih dua kemenangan. Tapi nasib baik masih belum menghampiri, keduanya belum berhasil lolos ke fase gugur karena hanya menempati posisi ketiga.

Sejak edisi 1982 itu, kiprah benua Afrika terus meningkat. Pada piala dunia 1986, untuk pertama kalinya ada negara Afrika yang menginjak fase babak 16 besar yakni Maroko. Satu wakil lainnya adalah Aljazair, terhenti di babak grup setelah hanya menempati urutan tiga.

Kamerun makin menunjukkan geliat Afrika setelah berhasil menembus perempatfinal di Piala Dunia 1990. Mereka juga kemudian menjadi tim tersukses mengingat sejak saat itu hanya satu kali mereka tak tampil di putaran final Piala Dunia, yakni pada piala dunia 2006.

Bahkan terhitung mulai 1990, tim-tim Afrika selalu berhasil mengirimkan wakil melewati fase grup. Nigeria sukses ke babak 16 besar pada 1994 dan 1998, yang diulangi oleh Ghana pada 2006. Sementara Senegal mengikuti jejak Kamerun dengan mencapai perempatfinal pada 2002, di mana pada 2010 lalu disamai oleh Ghana.

Secara keseluruhan, Kamerun paling sering tampil di putaran final dengan tujuh kali ikut serta.

Partisipasi Negara-negara Afrika di Piala Dunia

Kamerun (7): 1982, 1990, 1994, 1998, 2002, 2010, 2014
Nigeria (5): 1994, 1998, 2002, 2010, 2014
Aljazair (4): 1982, 1986, 2010, 2014
Maroko (4): 1970, 1986, 1994, 1998
Tunisia (4): 1978, 1998, 2002, 2006
Pantai Gading (3): 2006, 2010, 2014
Ghana (3): 2006, 2010, 2014
Afrika Selatan (3): 1998, 2002, 2010
Mesir (2): 1934, 1990
Zaire (1): 1974
Senegal (1): 2002
Angola (1): 2006
Togo (1): 2006

tags: PIALA DUNIA,PIALA DUNIA 1930 ,WORLD CUP 1958, PIALA DUNIA 1962, PIALA DUNIA 1966,world cup 1970,piala dunia 1982

5 Semifinal Putaran Piala Dunia Yang Di Kenang

IBOSPORT PIALA DUNIA,PIALA DUNIA 1954 ,WORLD CUP 1966, PIALA DUNIA 1982,HASIL PIALA DUNIA,world cup 1970,piala dunia 1998

Paris -  ini adalah lima semifinal paling dikenang dalam sejarah sepak bola:

1.1954 Hungaria 4, Uruguay 2


Dianggap sebagai salah satu pertandingan Piala Dunia yang terhebat, Hungaria yang mengandaskan Jerman Barat 8-3 denga skor telak di fase grup, unggul terlebih dahulu 2-0 dari juara bertahan Uruguay dan sepertinya akan melangkah ke puncak putaran final piala dunia. Tetapi tim Amerika Selatan itu bangkit lewat dua gol Juan Hohlberg yang memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Dua sundulan dari Sandor Kocsis, yang mencetak 11 gol pada turnamen itu, membuat Hungaria menang 4-2. "Itu adalah pertandingan yang paling indah dan paling kukenang dalam hidup saya," sebut bintang Hungaria Jozsek Boszik. The Magyars akhirnya tersisih 2-3 dari Jerman Barat pada final yang juga disebut pertandingan paling menarik.

2.1966 Inggris 2, Portugal 1


Portugal, yang diinspirasi oleh pemainnya yang mempunyai julukan"Tutul Hitam" Eusebio, bermain mengkilap di ajang turnamen piala dunia ini dan mempertaruhkan kesempatannya melawan Inggris. Dua gol dari Sir Bobby Charlton membuat tuan rumah unggul terlebih dahulu 2-0, namun pada masa pertandingan tinggal 10 menit terakhir Eusebio, yang tendangannya ditepis kiper Inggris Gordon Banks, mencetak satu gol dari titik penalti pada menit 83 yang merupakan gol pertama yang membobol gawang Inggris di putaran semi final itu. Kendati terus menerus ditekan, Inggris akhirnya lolos ke final. "Itu adalah penampilan terhebat tim pada turnamen ini sampai sekarang," kata pelatih Alf Ramsey. Lawannya pelatih Portugal Otto Gloria memperkirakan bahwa Inggris akan mengalahkan Jerman di final: "Inggris bermain sepak bola sebagaimana seharusnya olah raga ini dimainkan. Jerman hanya mengandalkan kekuatan," kata dia.

IBOSPORT PIALA DUNIA,PIALA DUNIA 1954 ,WORLD CUP 1966, PIALA DUNIA 1982,HASIL PIALA DUNIA,world cup 1970,piala dunia 1998

3.1970 Italia 4, Jerman Barat 3


Dianggap sebagian kalangan sebagai "Pertandingan Abad ke 20", Italia memimpin terlebih dahulu pada menit delapan lewat Roberto namun disamakan oleh jerman barat pada menit2 terakhir oleh Uwe Seeler. Gerd 'Der Bomber' Mueller lalu membawa Jerman berbalik unggul namun disamakan lagi oleh Italia untuk berbalik kembali unggul berkat gol Luigi Riva. Mueller mencetak gol lagi namun ketika para pemain Jerman sudah akan saling menyalami, Italia kembali mengembalikan keunggulan berkat gol Gianni Rivera. Itali kelelahan sehinga harus menderita kekalahan 1-4 dari Brasil di puncak putaran final piala dunia ini .

4.1982 Jerman Barat 3, Prancis 3 (Jerman menang 5-4 lewat adu penalti)



Sebuah pertandingan yang menawan yang ditandai oleh insiden kiper Harald Schumacher menabrak pemain Prancis Patrick Battiston, ketika Jerman unggul terlebih dahulu 1-0 berkat gol Pierre Littbarski. Michel Platinil lalu menyamakan kedudukan dari titik putih, lalu Prancis berbalik unggul 3-1 pada babak perpanjangan waktu lewat dua gol indah dari Marius Tresor dan Alain Giresse.Tapi sayang lagi2
 Jerman bisa menyamakan kedudukan 3-3 berkat gol Karl-Heinz Rummenigge dan Klaus Fischer sehingga terjadi adu penalti dalam semifinal piala dunia ini. Tendangan Maxime Bossis dalam adu penalti berhasil ditahan Schumacher dan Jerman pun menang 5-4.
Prancis lebih kreatif, tetapi Jerman yang lebih diberkati.

5.1998 Prancis 2, Kroasia 1


Tuan rumah Prancis menepis kritik dengan mencapai semi final piala dunia ini. Tim penuh bakat Kroasia yang tampil pertama kali pada ajang Piala Dunia setelah pecahnya negara Yugoslavia, unggul lebih dulu 1-0 pada meni terakhir babak pertama lewat striker tajam Davor Suker.
Namun Prancis bangkit semenit kemudian lewat full back Lilian Thuram, yang mencetak gol satu-satunya di pentas internasional. Thuram juga mencetak gol kedua dengan tedangan setengah voli. Slaven Bilic dilanggar keras oleh Laurent Blanc yang membuat Blanc menerima kartu merah. Dia absen ketika timnya menang 3-0 dari Brasil di putaran final piala dunia 1998.

tags: PIALA DUNIA,PIALA DUNIA 1954 ,WORLD CUP 1966, PIALA DUNIA 1982,HASIL PIALA DUNIA,world cup 1970,piala dunia 1998

Minggu, 05 November 2017

10 Ajang Piala Dunia Yang Dikenang Sepanjang Masa

IBOSPORT PIALA DUNIA 2018,PIALA DUNIA ,WORLD CUP 2018,JADWAL PIALA DUNIA 2018,HASIL PIALA DUNIA


Tiap kali digelar, Piala Dunia selalu memberikan kenangan tersendiri bagi para penggemarnya. Entah itu jumlah pelanggaran kartu merah yang begitu 'melimpah', ataupun gol-gol cemerlang dari para pemain timnas yang ikut berlaga dalam ajang sepakbola paling bergnegsi di dunia tersebut.

Dilansir dari The Richest, berikut adalah 10 Piala Dunia Paling Dikenang Sepanjang Masa, karena momen-momen yang begitu sulit dilupakan.


1. Piala Dunia 1950




Piala Dunia ini diadakan di Brasil, setelah Peran Dunia II berakhir. Karena menjadi tuan rumah setelah tragedi besar dunia terjadi, banyak pihak yang berharap Brasil dapat memenangkan turnamen piala dunia ini.

Saat berhadapan dengan Uruguay di final, Brasil sebenarnya hanya membutuhkan satu gol saja untuk menang. Namun sayang, mimpi indah itu harus buyar karena akhirnya Uruguay menang dengan skor 2-1. Ini adalah Piala Dunia kedua bagi Uruguay, dan mereka berhasil meraih gelar juara piala dunia dengan indah.


2. Piala Dunia 1994





Amerika Serikat menjadi tuan rumah pada pagelaran Piala Dunia tahun 1994. Ada kenangan terindah, ada pula kenangan menyedihkan dari turnamen ini. Bulgaria dan Swedia menjadi tim kuda hitam yang berhasil membuat kejutan di piala dunia ini.

Bulgaria bahkan sempat mengalahkan Jerman yang dielu-elukan hingga berhasil mencapai babak perebutan juara 3 dan 4. Amerika Serikat sendiri saat itu merekrut pemain-pemain amatir yang tidak bermain untuk klub sepakbola manapun di dunia ini, namun malah mereka berhasil menembus putaran kedua. Setelah pengalaman itu, liga MLS pun akhirnya dibentuk beberapa tahun kemudian.

Sayangnya, insiden pembunuhan pe sepakbola Kolumbia, Andres Escobar, gara-gara gol bunuh diri yang dilakukannya, memberikan catatan hitam pada pegelaran Piala Dunia ini.


3. Piala Dunia 1954




Negara Swiss adalah tuan rumah penyelenggara dari Piala Dunia tahun 1954. Di tahun ini, pesepakbola asal Hungaria, Ferenc Puscas dan Sandor Kocsis menjadi primadona karena timnas mereka tampil begitu menawan, hingga mendapat julukan "Magical Magyars".

Meski mencapai babak final, Hungaria harus rela menelan kekalahan pada Jerman Barat, padahal sudah sempat memimpin 2-0. Kejadian ini kemudian dikenal dengan nama "Miracle of Bern". Sayangnya, "Bern" juga mewarnai tawuran sengit antara Hungaria dan Brasil yang diberi sebutan "Battle of Bern".


4. Piala Dunia 1990





Meski memori buruk tentang Piala Dunia 1990 di Italia lebih banyak daripada memori indahnya, tetap saja Piala Dunia era ini masih begitu sulit dilupakan. Ada setidaknya 16 kartu merah yang dikeluarkan wasit di sepanjang ajang piala dunia ini, dan rata-rata gol yang tercipta di tiap pertandingan hanya sampai 2,21 saja.

Meski begitu, beberapa memori indah yang pantas dikenang tetap ada, antara lain Roger Milla yang berhasil melesakkan gol ke gawang lawan untuk Kamerun dan membawa timnasnya ke perempat final, dan penalti yang dibuat oleh David O'Leary yang begitu legendaris.


5. Piala Dunia 1966





Pada tahun 1966, Piala Dunia digelar di 'kampung halamannya sepakbola', Inggris. Piala Dunia ini juga yang menjadi satu-satunya kebanggaan Inggris sampai sekarang, karena tidak pernah memenangkan piala dunia  lagi setelah itu.

Korea Utara menjadi timnas yang melejit sebagai kuda hitam, dengan mengalahkan Italia dengan skor 1-0, dan membuat kelabakan timnas Portugal sebelum akhirnya malah kalah dengan skor 5-3. Kemenangan timnas Inggris dari Jerman Barat saat itu didapat dari dua gol Geoff Hurst di menit-menit mendebarkan babak extra time.

IBOSPORT PIALA DUNIA 2018,PIALA DUNIA ,WORLD CUP 2018,JADWAL PIALA DUNIA 2018,HASIL PIALA DUNIA



6. Piala Dunia 2006





Italia mereguk kemenangan manis pada Piala Dunia tahun 2006. Meski sempat diwarna kontroversi Materazzi vs Zidane, kemenangan mereka tetap indah dan begitu dikenang karena tandukan zinedane zidane pada waktu itu.

Brasil, yang diharapkan mampu mencetak sejarah indah lagi, malah kalah dari Prancis di babak semifinal dan melepaskan tampuk juara ke tangan Italia, yang berhasil mengalahkan Jerman di babak semifinal.

Meski harus melalui drama babak adu penalti yang sangat menguras emosi dan tenaga, timnas Italia akhirnya pulang dari Jerman dengan membawa kebanggaan bagi italia.


7. Piala Dunia 1986





Anda pasti masih belum bisa melupakan insiden gol tangan tuhan yang dilakukan oleh sang legenda Argentina, Maradona? Kontroversi itu terjadi di turnamen Piala Dunia tahun 1986.

Meski sempat membuat geger dunia, akhirnya timnas Argentina menang dengan skor 3-2, mengalahkan timnas Jerman Barat. Aksi Maradona tersebut kemudian terus menjadi pembicaraan hingga kini, dan disebut-sebut sebagai insiden yang paling berpengaruh besar dalam dunia sepakbola ajang piala dunia.


8. Piala Dunia 1970





Masa keemasan legenda sepak nbola brasil Pele salah satunya adalah pagelaran Piala Dunia tahun 1970. Saat itu, timnas Brasil juga diperkuat oleh para pemain emas lainnya sekelas Jairzinho, Rivelino dan Tosto.

Selain Brasil, tim lain yang juga mencetak prestasi cemerlang adalah Jerman Barat, yang memiliki Gerd Muller, sang pencetak 10 gol dalam sejarah Piala Dunia. Muller akhirnya mendapatlkan piala sepatu emas, Golden Boot, untuk pertama kalinya. Jerman Barat finish di posisi ketiga.


9. Piala Dunia 1998




Sebagai tuan rumah Piala Dunia tahun 1998, Prancis berhasil meraih juara piala dunia yang paling manis. Dengan jumlah peserta yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni 32 tim, Piala Dunia 1998 memang diakui banyak media internasional sebagai turnamen yang paling seru.

Kroasia, sebagai tim baru yang menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya, langsung menggebrak publik dengan lolos menjadi juara ketiga. Brasil yang awalnya tak menurunkan Ronaldo di babak final, akhirnya harus menyesal bertekuk lutut pada Prancis yang saat itu diperkuat Zidane, Thierry Henry, dan Lilian Thuram.


10. Piala Dunia 1982




Banyaknya insiden kontroversial dari Piala Dunia tahun 1982 membuatnya menjadi salah satu pagelaran Piala Dunia yang paling tak bisa dilupakan. Insiden pemukulan yang dilakukan oleh kiper Jerman Barat, Harald Schumacher, kepada pemain timnas Prancis, Patrick Battiston, hingga tak sadarkan diri menjadi salah satu alasannya.

Hingga Paolo Rossi, sang legenda Italia yang kembali berlaga di ajang internasional setelah melewati masa hukuman dilarang merumput selama 2 tahun gara-gara kasus match-fixing.

Nah, itulah 10 Piala Dunia Paling Dikenang Sepanjang Masa. Mana yang menurut Anda paling berkesan?

tags: PIALA DUNIA 2018,PIALA DUNIA ,WORLD CUP 2018,JADWAL PIALA DUNIA 2018,HASIL PIALA DUNIA